Senin, 10 Juni 2019

ARTIKEL ILMIAH: Teknologi self service di perpustakaan institut teknologi sepuluh nopember


TEKNOLOGI SELF SERVICE DI PERPUSTAKAAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER
Rindi Antiwi
Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan

Abstrak
Penulisan artikel ilmiah ini adalah bertujuan untuk mengetahui teknologi self service apa saja yang ada di perpustakaan perguruan tinggi yaitu di Institut Teknologi Sepuluh Nopember serta fungsi dan pemanfaatannya. Teknologi self service merupakan teknologi yang diadakan di perpustakaan sebagai upaya layanan pemustaka secara mandiri. Teknologi self service di perpustakaan Institute Teknologi Sepuluh Nopember adalah layanan digital yang berupa website perpustakaan dan library self services.
Kata kunci : Teknologi Perpustakaan, Library Self Services
PENDAHULUAN
Perkembangan teknologi informasi juga berpengaruh terhadap perpustakaan. Salah satu pengaruh teknologi pada perpustakaan terjadi pada sistem pelayanannya. Pelayanan dengan menggunakan teknologi ini disebut dengan self service technology. self service merupakan layanan perpustakaan yang dimanfaatkan oleh pengguna perpustakaan tanpa bantuan seorang pustakawan.[1]
Aktivitas layanan perpustakaan seperti layanan sirkulasi merupakan jenis layanan yang mengalami perubahan dalam sistemnya. layanan sirkulasi merupakan layanan perpustakaan yang berhubungan langsung dengan pemustaka. kegiatan dalam layanan sirkulasi adalah peredaran koleksi seperti peminjaman, pengembalian dan pemanjangan masa pinjam koleksi.[2] tujuan diadakannya layanan sirkulasi adalah supaya pemustaka dapat memanfaatkan koleksi perpustakaan secara maksimal, dapat mengetahui siapa saja yang meminjam koleksi, mengetahui kapan waktu pengembalian dan lain-lain.
Self service merupakan perwujudan lain dari layanan sirkulasi, hanya saja bedanya adalah layanan sirkulasi biasa memerlukan bantuan dari seorang pustakawan sedangkan self service dapat dilakukan sendiri oleh pemustaka secara mandiri. Adapun berbagai macam bentuk teknologi yang sudah digunakan dalam self service pada layanan sirkulasi adalah seperti OPAC (Online Public Access Catalogue), pengembalian buku secara mandiri dengan menggunakan Drop Box, pemesanan buku melalui sms (Short Messages) dan peminjaman, pengembalian serta pemanjangan masa pinjam secara online dengan menggunakan Website dan lain-lain.
Self service ini sangatlah menguntungkan terutama untuk perpustakaan perguruan tinggi. Perpustakaan perguruan tinggi merupakan salah satu jenis perpustakaan yang memiliki banyak pengunjung. Karena letaknya yang berada di lingkungan pendidikan yang mayoritas penggunanya adalah mahasiswa di perguruan tinggi tersebut. Banyaknya pengunjung di perpustakaan perguruan tinggi sering mengakibatkan antrian panjang pada bagian layanan sirkulasi. Akibatnya waktu yang dibutuhkan juga pasti sangat lama dan akan timbul kejenuhan baik kepada pemustaka maupun pustakawan sendiri. Oleh karena itu dengan adanya penerapan teknologi self service ini adalah bertujuan untuk mempermudah serta menghemat waktu pemustaka terutama dalam kegiatan layanan sirkulasi.
PEMBAHASAN
Profil Perpustakaan ITS
Institut teknologi sepuluh nopember (ITS) merupakan salah satu perguruan tinggi yang berada di Surabaya. Sebagaimana perguruan tinggi lainnya salah satu fasilitas penunjang pendidikan di ITS adalah perpustakaan. Perpustakaan ITS diadakan pertama kali pada tahun 1959 bersamaan dengan didirikannya ITS dan diresmikan pada tahun 1960. Perpustakaan awalnya hanya memiliki 2 orang pegawai saja. Namun seiring berjalannya waktu pegawai perpustakaan semakin bertambah hingga menjadi 9 orang pada tahun 1967.
Sekarang perpustakaan ITS dikepalai oleh Edy Suprayitno, SS, M.Hum. Dengan berlakunya P.P No.5 tahun 1980 yang kemudian dikembangkan dengan adanya SK Menteri pendidikan dan kebudayaan No. 0144/0/1983, perpustakaan ITS menjadi unit pelaksana teknis (UPT). Sejalan dengan bertambahnya aktivitas ITS, maka UPT perpustakaan ITS terus berkembang jumlah sarana dan prasarananya, luas gedung serta jumlah koleksinya, serta struktur organisasipun semakin baik.
Teknologi Self Service Di Perpustakaan ITS
Teknologi self service yang digunakan di perpustakaan ITS ada dua yaitu layanan berbasis website dan layanan library self service. alamat website perpustakaan ITS adalah http://library.its.ac.id/ halaman website ini merupakan fasilitas yang disediakan perpustakaan ITS yang dapat diakses secara digital. didalamnya terdapat berbagai macam fasilitas seperti panduan mengupload tugas akhir secara mandiri, katalog online yang memuat daftar seluruh koleksi perpustakaan yang memuat sepuluh kategori meliputi ilmu komputer, informasi, dan karya umum, filosofi dan psikologi, dan lainnya.
Halaman website perpustakaan ITS juga memfasilitasi mahasiswa yang ingin mendaftar sebagai anggota perpustakaan secara online yang tentunya dilakukan secara mandiri. website ini juga menyediakan e-journal yang melanggan beberapa sumber diantaranya yaitu: American Society Of Civil Engineers (ASCE), The American Society Of Mechanical Engineers (ASME), Palgrave Mvmillan-Maritime Economics And Logistic, Springer Link, Emeraldinsight, Cangage Learning (Gale), IEEE Xplore, EBSCO, ProQuest, Sciencedirect Dan Nature. Tidak hanya e-journal, e-book juga tersedia yang bersumber dari springer link dan wiley.
Teknologi self service selanjutnya adalah teknologi yang dinamakan library self service. teknologi Library self service ini memungkinkan pengguna perpustakaan untuk melakukan peminjaman, pengembalian maupun perpanjangan peminjaman koleksi secara mandiri. alat yang digunakan adalah berupa komputer khusus yang sudah dipasangi program library self service yang berada di perpustakaan.
Cara menggunakan program library self service di perpustakan ITS sangatlah mudah. Pemustaka cukup mengisi nomor registrasi perpustakaan dan password pada komputer yang disediakan khusus untuk library self service. Kemudian selanjutnya melakukan proses sirkulasi sendiri dengan memilih apakan akan melakukan peminjaman, pengembalian atau perpanjangan. Setelah itu pemustaka menulis nomor buku atau mengarahkan buku yang hendak disirkulasikan dengan mengarahkan buku ke alat pendeteksi nomor buku yang menggunakan inframerah. Kemudian selanjutnya klik OK dan akan keluar struk yang menandakan peminjaman, pengembalian atau pemanjangan. Waktu yang dibutuhkan dalam proses ini hanya lima menit saja. Pemustaka tidak perlu khawatir jika tidak mengerti cara menjalankan program library self service ini karena disana disediakan petugas yang akan mendampingi pemustaka.
KESIMPULAN
Kesimpulan dari hasil pembahasan di atas adalah perkembangan teknologi informasi juga turut mempengaruhi perpustakaan salah satunya dalam konsep layanan sirkulasi. Perpustakaan saat ini sudah menggunakan teknologi untuk mempermudah dalam proses layanan sirkulasi. layanan sirkulasi yang menggunakan teknologi ini memungkinkan pengguna untuk menggunakan jasa perpustakaan secara mandiri atau yang dikenal dengan sebutan self services. Salah satu perpustakaan yang sudah menggunakan teknologi ini adalah perpustakaan ITS. Jenis teknologi yang digunakan di perpustakaan ITS adalah website dan library self services.



[1] Mohamad Nur, “Persepsi Pemustaka Terhadap Layanan Sirkulasi Menggunakan Sistem Self Service Pada Perpustakaan Kementrian Perdagangan Republic Indonesia”, (Skripsi: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 2017)
[2] Lasa Hs, “Jenis-Jenis Informasi Perpustakaan”, (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1995)

8 komentar:

  1. Informasi yang disampaikan sangat lengkap dan detail.
    Sukses terus... 😊😊

    BalasHapus
  2. Lengkap sekali. Jadi nyaman bacanyaa

    BalasHapus
  3. Detail banget informasi yang sangat membantu

    BalasHapus
  4. Terimakasih infonya. Ditungu info info baru

    BalasHapus
  5. Bagus sekali.. Makasih informasinyaa😇

    BalasHapus
  6. Informasi yg di berikan sngat lengkap. Tingkatkan terus menulisnya..

    BalasHapus