TEKNOLOGI SELF SERVICE DI PERPUSTAKAAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER
Rindi
Antiwi
Fakultas Ilmu Sosial Universitas
Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan
Abstrak
Abstrak
Penulisan
artikel ilmiah ini adalah bertujuan untuk mengetahui teknologi self service apa
saja yang ada di perpustakaan perguruan tinggi yaitu di Institut Teknologi
Sepuluh Nopember serta fungsi dan pemanfaatannya. Teknologi self service
merupakan teknologi yang diadakan di perpustakaan sebagai upaya layanan pemustaka
secara mandiri. Teknologi self service di perpustakaan Institute Teknologi
Sepuluh Nopember adalah layanan digital yang berupa website perpustakaan dan
library self services.
Kata kunci
: Teknologi Perpustakaan, Library Self Services
PENDAHULUAN
Perkembangan
teknologi informasi juga berpengaruh terhadap perpustakaan. Salah satu pengaruh
teknologi pada perpustakaan terjadi pada sistem pelayanannya. Pelayanan dengan
menggunakan teknologi ini disebut dengan self
service technology. self service merupakan layanan perpustakaan yang
dimanfaatkan oleh pengguna perpustakaan tanpa bantuan seorang pustakawan.[1]
Aktivitas
layanan perpustakaan seperti layanan sirkulasi merupakan jenis layanan yang mengalami
perubahan dalam sistemnya. layanan sirkulasi merupakan layanan perpustakaan
yang berhubungan langsung dengan pemustaka. kegiatan dalam layanan sirkulasi
adalah peredaran koleksi seperti peminjaman, pengembalian dan pemanjangan masa
pinjam koleksi.[2]
tujuan diadakannya layanan sirkulasi adalah supaya pemustaka dapat memanfaatkan
koleksi perpustakaan secara maksimal, dapat mengetahui siapa saja yang meminjam
koleksi, mengetahui kapan waktu pengembalian dan lain-lain.
Self
service merupakan perwujudan lain dari layanan sirkulasi, hanya saja bedanya
adalah layanan sirkulasi biasa memerlukan bantuan dari seorang pustakawan
sedangkan self service dapat dilakukan sendiri oleh pemustaka secara mandiri. Adapun
berbagai macam bentuk teknologi yang sudah digunakan dalam self service pada
layanan sirkulasi adalah seperti OPAC (Online
Public Access Catalogue), pengembalian buku secara mandiri dengan
menggunakan Drop Box, pemesanan buku
melalui sms (Short Messages) dan
peminjaman, pengembalian serta pemanjangan masa pinjam secara online dengan
menggunakan Website dan lain-lain.
Self
service ini sangatlah menguntungkan terutama untuk perpustakaan perguruan
tinggi. Perpustakaan perguruan tinggi merupakan salah satu jenis perpustakaan
yang memiliki banyak pengunjung. Karena letaknya yang berada di lingkungan
pendidikan yang mayoritas penggunanya adalah mahasiswa di perguruan tinggi
tersebut. Banyaknya pengunjung di perpustakaan perguruan tinggi sering
mengakibatkan antrian panjang pada bagian layanan sirkulasi. Akibatnya waktu
yang dibutuhkan juga pasti sangat lama dan akan timbul kejenuhan baik kepada
pemustaka maupun pustakawan sendiri. Oleh karena itu dengan adanya penerapan
teknologi self service ini adalah bertujuan untuk mempermudah serta menghemat
waktu pemustaka terutama dalam kegiatan layanan sirkulasi.
PEMBAHASAN
Profil Perpustakaan ITS
Institut
teknologi sepuluh nopember (ITS) merupakan salah satu perguruan tinggi yang
berada di Surabaya. Sebagaimana perguruan tinggi lainnya salah satu fasilitas
penunjang pendidikan di ITS adalah perpustakaan. Perpustakaan ITS diadakan
pertama kali pada tahun 1959 bersamaan dengan didirikannya ITS dan diresmikan
pada tahun 1960. Perpustakaan awalnya hanya memiliki 2 orang pegawai saja.
Namun seiring berjalannya waktu pegawai perpustakaan semakin bertambah hingga
menjadi 9 orang pada tahun 1967.
Sekarang
perpustakaan ITS dikepalai oleh Edy Suprayitno, SS, M.Hum. Dengan berlakunya
P.P No.5 tahun 1980 yang kemudian dikembangkan dengan adanya SK Menteri
pendidikan dan kebudayaan No. 0144/0/1983, perpustakaan ITS menjadi unit
pelaksana teknis (UPT). Sejalan dengan bertambahnya aktivitas ITS, maka UPT
perpustakaan ITS terus berkembang jumlah sarana dan prasarananya, luas gedung
serta jumlah koleksinya, serta struktur organisasipun semakin baik.
Teknologi Self Service Di
Perpustakaan ITS
Teknologi
self service yang digunakan di perpustakaan ITS ada dua yaitu layanan berbasis
website dan layanan library self service. alamat website perpustakaan ITS
adalah http://library.its.ac.id/
halaman website ini merupakan fasilitas yang disediakan perpustakaan ITS yang
dapat diakses secara digital. didalamnya terdapat berbagai macam fasilitas
seperti panduan mengupload tugas akhir secara mandiri, katalog online yang
memuat daftar seluruh koleksi perpustakaan yang memuat sepuluh kategori
meliputi ilmu komputer, informasi, dan karya umum, filosofi dan psikologi, dan
lainnya.
Halaman
website perpustakaan ITS juga memfasilitasi mahasiswa yang ingin mendaftar
sebagai anggota perpustakaan secara online yang tentunya dilakukan secara mandiri.
website ini juga menyediakan e-journal yang melanggan beberapa sumber
diantaranya yaitu: American Society Of Civil Engineers (ASCE), The American Society
Of Mechanical Engineers (ASME), Palgrave Mvmillan-Maritime Economics And
Logistic, Springer Link, Emeraldinsight, Cangage Learning (Gale), IEEE Xplore,
EBSCO, ProQuest, Sciencedirect Dan Nature. Tidak hanya e-journal, e-book juga
tersedia yang bersumber dari springer link dan wiley.
Teknologi
self service selanjutnya adalah
teknologi yang dinamakan library self
service. teknologi Library self service ini memungkinkan pengguna
perpustakaan untuk melakukan peminjaman, pengembalian maupun perpanjangan peminjaman
koleksi secara mandiri. alat yang digunakan adalah berupa komputer khusus yang
sudah dipasangi program library self
service yang berada di perpustakaan.
Cara
menggunakan program library self service di perpustakan ITS sangatlah mudah. Pemustaka
cukup mengisi nomor registrasi perpustakaan dan password pada komputer yang
disediakan khusus untuk library self
service. Kemudian selanjutnya melakukan proses sirkulasi sendiri dengan
memilih apakan akan melakukan peminjaman, pengembalian atau perpanjangan. Setelah
itu pemustaka menulis nomor buku atau mengarahkan buku yang hendak
disirkulasikan dengan mengarahkan buku ke alat pendeteksi nomor buku yang
menggunakan inframerah. Kemudian selanjutnya klik OK dan akan keluar struk yang
menandakan peminjaman, pengembalian atau pemanjangan. Waktu yang dibutuhkan
dalam proses ini hanya lima menit saja. Pemustaka tidak perlu khawatir jika
tidak mengerti cara menjalankan program library self service ini karena disana
disediakan petugas yang akan mendampingi pemustaka.
KESIMPULAN
Kesimpulan
dari hasil pembahasan di atas adalah perkembangan teknologi informasi juga
turut mempengaruhi perpustakaan salah satunya dalam konsep layanan sirkulasi.
Perpustakaan saat ini sudah menggunakan teknologi untuk mempermudah dalam
proses layanan sirkulasi. layanan sirkulasi yang menggunakan teknologi ini
memungkinkan pengguna untuk menggunakan jasa perpustakaan secara mandiri atau
yang dikenal dengan sebutan self services.
Salah satu perpustakaan yang sudah menggunakan teknologi ini adalah
perpustakaan ITS. Jenis teknologi yang digunakan di perpustakaan ITS adalah
website dan library self services.
[1] Mohamad Nur, “Persepsi Pemustaka Terhadap Layanan
Sirkulasi Menggunakan Sistem Self Service Pada Perpustakaan Kementrian
Perdagangan Republic Indonesia”, (Skripsi: Universitas Islam Negeri Syarif
Hidayatullah Jakarta, 2017)
[2] Lasa Hs, “Jenis-Jenis Informasi Perpustakaan”, (Yogyakarta: Gadjah Mada
University Press, 1995)